Bahaya "Gombal Warning"

Setelah membaca buku Burhan Sodiq yang berjudul "Gombal Warning, Hati-hati Akhwat Rayuan Ikhwan Seringkali Lebih Dahsyat" saya berani mengatakan bahwa buku ini tergolong buku mubadzir bahkan berbahaya. beberapa analisa yang bisa saya samapaikan terkait dengan kemubadziran dan bahaya buku ini:

1. Buku ini mengupas aib para aktivis yang disajikan ringan dan segar. Meski apa yang diapaparkan sebagiannya adalah kenyataan namun saya yakin sebagian lagi penuh kebohongan. apalagi sebagian besar sampel kisah yang diambil berasal dari internet, bukan langsung dari sumber yang valid

2. Terlihat upaya mendiskreditkan Ikhwan (bisa dikaji ulang judul buku) dengan meletakkannya sebagai objek tertuduh dan si 'akhwat' sebagai korban. lagi-lagi, meskipun sebagiannya benar, maka bukan hak kita menjadi hakim atas hal itu. segala permasalahan adalah berada di 'lingkaran kecil' utnuk diselesaikan

3. Kata-kata gombal yang dijadikan contoh oleh Burhan terkesan mengada-ada dan tidak mungkin dilakukan oleh para ikhwan beneran. kecuali mungkin ikhwan kacangan. kalaupun ada itu hanya sedikit sekali atau case per case. dan hal ini tidak dipaparkan oleh Burhan dalam bukunya kecuali 1 paragraf saja. ketidakberimbangan hal ini membuktikan bahwa Burhan tak bisa menghargai peran ikhwan kecuali sedikit saja

4. Buku ini akan sangat berbahaya jika dibaca oleh kaum 'amah' karena bisa menjauhkannya dari dakwah, timbul curiga dan prasangka terhadap kaum ikhwan dan para aktivis. mungkin mereka akan berkata, " toh aktivis juga ngelakuin kayak gitu"

5. Pada dasarnya kita (para aktivis, ikhwah) sama-sama tahu dengan hal itu. kasus-kasus yang ada di internal cukup untuk dijadikan pelajaran dan mengurai hikmah. jika memang Burhan meniatkan untuk menjaga para akhwat dari rayuan gombal ikhwan, seperti yang ditulisnya, akan lebih baik jika itu hanya diperuntukkan kalangan internal aktivis

6. Saya tidak yakin, bahwa dengan membaca buku ini para akhwat akan lebih wasapada. semua itu tergantung dan bertumpu pada pembinaan dan pemahaman terhadap ajaran islam. maka saya sarankan kepada bapak Burhan untuk membuat buku-buku yang lebih bermanfaat seperti yang telah ditulis Salim A. fillah. Insya Allah lebih bermanfaat dan memberikan solusi. tidak hanya memaparkan fakta dan realita yang tak bermakna. atau bisa jadi mereka akan lebih hati-hati dan waspada, bahkan mungkin saking hati-hatinya bisa menyalahartikan kebaikan yang ditawarkan ikhwan, timbul prasangka, atau mungkin fitnah. kehati-hatian sikap perlu, namun jika berlebihan akan menyebabkan rengganggnya ukhuwah dan garingnya amal jama'i

7. judul buku ini memang menarik dan provokatif.tapi terus terang saya menyesal setelah membelinya. akankah mungkin yang lain juga mengalaminya?
Mudah-mudahan ke depan Pak/Mas Burhan bisa menghasilkan karya yang lebih bermutu lagi. lebih mencerahkan dan menginspirasi kita para aktivis dakwah di jalan juang yang diridhoi Allah. Wallahu'alam
loading...

Silakan masukkan alamat email untuk menerima postingan dari blog ini secara rutin.

5 Responses to "Bahaya "Gombal Warning""

Muhammad Baqir/aaqir mengatakan...

slam kenl y........wah bagus kali postingan adan....salam silaturrahmi

Cahaya Kata mengatakan...

Salam kenal juga...:) saya masih pendatang baru nich

syamsul hadi mengatakan...

hi... slam kenal y .. saya tertarik bca tulisanmu ...
oy gima c cara posting artikel kedua dan sterusnya?

Cahaya Kata mengatakan...

Salam kenal juga, Bang Samsul..kan caranya sama kayak waktu posting artikel yang pertama...

Khaulah Alfitri mengatakan...

Assalamu alaikum,,salam kenal.q salah1 akhwat LDK di makassar.
q barusaja membaca Buku Gombal Warning beberapa hari yang lalu. Ada beberapa hal yg membuatku kurang sependapat dengan antum, q justru merasa sangat beruntung membeli buku itu &mendapat banyak pencerahan darinya.
Memang buku itu bisa dibilang "bahaya" untuk dibaca oleh orang ammah, tapi harus q akui bhwa memang begitulah fenomena yg ada sekarang. Dan hal-hal yang dipaparkan oleh Burhan Shodiq memang terjadi di kalangan aktifis dakwah.Meski mungkin menurut antum Burhan Shodiq terlalu melebih-lebihkannya, tp q rasa itu adalah caranya untuk memperingati kita untuk selalu wara' dan berhati-hati.
Kita tidak perlu munafik,akhi. tp ini bisa jadi teguran buat para aktifis dakwah, yg harus dilakukan adalah bagaimana memperbaiki akhlak kita semua, terutama para aktifis dakwah --yang dalam buku ini seolah menjadi tertuduh. Kalau memang itu tidak benar, maka buktikanlah dengan perbuatan kita..
Wallahu 'alam
(afwan kalo komennya panjang sekali)