Edge of Love

Penyair kenamaan, Dylan Thomas terlibat cinta segitiga, antara ia, istrinya, dan Vera Philips, mantan kekasihnya yang pertama. Bagi Dylan, hidup adalah rangkaian puisi dan keindahan. Maka diam-diam dibalik kisahnya bersama sang istri, ia memendam cinta untuk Vera yang kemudian ternyata menikah dengan William, seorang veteran perang.

Dylan dan istrinya tinggal di rumah Vera saat suami Vera berangkat perang. Saat itulah kisah perselingkuhan terjadi. Hingga ketika William selesai menjalankan tugas dan mendapatkan Vera hamil, ia menjadi marah, ia menjadi kalap. Ia cemburu. Ia curiga benih yang tertanam di rahim Vera adalah buah kasih istrinya yang cantik itu dengan Dylan. Pada suatu malam, William menyerang tempat Dylan dan istrinya yang bersebelahan dengan rumahnya. Ia menembak membabi buta. Tak ada korban. Tapi ia diadili karena kesalahannya itu.

Di persidangan, ketika Dylan hendak menjadi saksi atas kasus itu, Vera Philips memohon kepadanya agar meringankan dakwaan. Dylan justru menjadi saksi yang memberatkan. Ia mencintai Vera tapi tak ingin melepas istrinya. Cintanya pada Vera lebih dalam, tapi ia tak ingin melepas tanggung jawab atas istri dan jagoan kecilnya.

Maka ketika pengadilan memutuskan Wiilliam tidak bersalah dan bebas, Dylan menutup film dramatis ini dengan sebuah puisi yang indah:
Bukan untuk pria perkasa terpisah dari bulan purnama
yang kutulis di kertas kusam dan renta
bukan untuk malaikat pencabut jiwa dengan burung bulbul dan kitab sutra
tapi untuk sepasang cinta
tangannya memeluk duka karena usia
loading...

Silakan masukkan alamat email untuk menerima postingan dari blog ini secara rutin.

0 Response to "Edge of Love"