Bebek Sinjay Kini Hadir di Sidoarjo

Malam-malam habis belanja, perut terasa laper. Istri ngajakin kulineran. Spontan saja saya kepikiran Bebek Sinjay. Karena sudah lama sekali istri pengen nyicip salah satu menu yang konon diburu orang itu. Hehe. Setiap kali ke Madura, mesti ditagih. Tapi apa daya, karena lokasinya yang cukup jauh dari gerbang Suramadu dan tidak searah dengan perjalanan ke Pamekasan, akhirnya keinginan itu ditunda dulu. Kapan-kapan lah kalau ada waktu luang.

Nah, kebetulan. tenyata di Sidoarjo sudah dibuka Bebek Sinjay Cabang Bangkalan. Tepatnya di Jl. Ponti, Magersari (sebelah utara stadion/GOR Sidoarjo). Parkir untuk motor ada di dalam. Cukup luas, nyaman, dan aman. Kami akhirnya memesan dua porsi. Sistemnya pake bayar di muka. Bukan duitnya dilempar ke muka lho ya... hehe. Setelah bayar, baru tahu harga per porsi 24 ribu. Tambah minum 5 ribu. Jadi total sepaket dengan minumnya 29 ribu. Hmm... kalau dibandingkan dengan bebek biasa yang dijual di jalan-jalan memang bisa dibilang lebih mahal. Harga dua kali lipatnya. Tapi ini kan bebek Sinjay, menn... bebek dari India. Hahaha.

sumber gambar: lintangnusantara.com
Bagaimana rasanya? enak. Udah, itu aja? memang enak. Terus? sambel pencitnya pedes poolll. Saya gak berani ngabisin. Hidung saya sampek meler karena kebetulan lagi flu berat, akhirnya ngabisin banyak tisu. Mata juga berkaca-kaca. Ciyeee. Keluar mata air. Eh, air mata. Ada kremesnya juga. Gak tau fungsinya buat apa. Yang jelas, bisa dimakan. Ada seiris timun. Boleh dimakan, diemut, atau ditempelkan di mata buat perawatan. Wkwkwk.

Apalagi ya? terus bebeknya? ohya, dari tadi kok cerita sambel sama timun sih. Bebeknya enak, nikmat, gurih. Tapi porsi nasinya, kurang "nendang" buat ukuran perut saya. Apalagi kebiasaan orang madura kan, lauk dikit nasinya banyak. Nah, ketika nasi sudah ludes, bebeknya masih sisa banyak. Mungkin Bebek Sinjay perlu menjadikan ini sebagai bahan evaluasi agar ke depan semakin meroket dan mengangkasa. Ihh, ini rumah makan apa pabrik pesawat sih? :D

Karyawan-karyawan Bebek Sinjay sepertinya orang Madura asli. Terdengar mereka bercakap-cakap dan bergurau dengan bahasa Madura. Sempat mereka nggodain empat orang mbak-mbak pelanggan. Saya yang ngerti bahasa mereka cuma senyum-senyum aja.

Apalagi ya? sudah ah, sudah terlalu panjang. Yang penting, bagi yang belum nyicip silakan nyicip Bebek Sinjay yang aduhai dan bikin lidah Anda bergoyang ini. Cari lokasi terdekat, gak usah jauh-jauh ke bangkalan. Karena kalau Anda pakai mobil, lewat tol suramadu aja kena 30 ribu. PP 60 ribu. Lebih mahal dari harga bebeknya. Mending uangnya ditabung buat beli Bebek Sinjay lagi tahun depan.

Udah dulu yaa.. sekian dan terima kasih. Ditunggu komennya...
loading...

Silakan masukkan alamat email untuk menerima postingan dari blog ini secara rutin.

1 Response to "Bebek Sinjay Kini Hadir di Sidoarjo "

Aris Khoirudin Fadhli mengatakan...

Bebek sinjay bukan dari india mas, sinjay singkatan sinar jaya, nama bekas bengkel yg sekarang ditempati bebek sinjay