Menciptakan Karakter Tokoh



Ada 17 penulis keren dalam buku ini yang memaparkan kiat menciptakan tokoh cerita berdasarkan pengalamannya. Mereka berhasil menciptakan tokoh yang senantiasa hidup di hati pembaca. Begitulah sejatinya tokoh yang berkarakter dan kuat. Ia tak mudah dilupakan. Bahkan bisa jadi merasuk dalam diri pembaca maupun penulisnya. 

Ahmad Fuadi, penulis novel Negeri Lima Menara menceritakan proses kreatifnya bagaimana ia berhasil membuat novel yang kemudian menjadi best seller itu. Pertama, ia mengais-ngais ingatan kejadian 20 tahun lalu saat masih di pesantren dengan membongkar kembali album-album foto lama dan diary yang pernah ia tulis. Berikutnya, ia membuat biografi tokoh lengkap dengan riwayat hidupnya. Dengan cara inilah ia merasa lebih mudah menuliskan sikap atau reaksi tokoh terhadap masalah yang dialami. 

Lain lagi dengan Boim Lebon, penulis cerita-cerita komedi ini mengatakan dirinya sering membuat sesuatu yang khas dalam diri tokoh. Misalnya dibibikin ganteng secara fisik tapi bodoh, atau jelek tapi jenius, ganteng tapi jorok, dan lain-lain. Cara ini yang seringkali saya ajarkan kepada murid-murid saya di kelas menulis. Sederhana, mudah, tapi cukup berhasil. 

Sementara itu, Dedew Rieka, seringkali menggunting koran atau majalah yang memuat gambar yang mirip dengan tokohnya. Lalu ia buatkan CV lengkap dengan karakter dan ciri-ciri fisik si tokoh. Kalau Eka Kurniawan, sastrawan beken ini menggunakan teknik menciptakan karakter yang sangat jauh berbeda di tengah-tengah karakter lain yang nyaris sama. Ia mencontohkan Bumi Manusia-nya Pramoedya Ananta Toer, dimana sosok Minke dan Ontosoroh adalah perwujudan karakter yang melawan arus karakter utama masyarakat di zaman kolonial. Mungkin dengan kata lain tokoh yang memiliki pemikiran out of the box, di luar mainstream, atau sikap pemberontakan terhadap tradisi. 

Bagaimana dengan Sinta Yudisia? Penulis yang telah melahirkan banyak novel ini terbiasa membuat tabel tokoh yang berisi kategori (tokoh utama, pembantu, atau figuran), nama tokoh, asal sukunya, dan deskripsi. Itu ia terapkan terutama dalam novelnya The Road to The Empire dan sekuelnya. 

Penulis-penulis lainnya tak jauh berbeda. Sebelum membuat cerita, mereka menentukan terlebih dahulu tokoh dan karakternya. Ada yang sederhana, adapula yang lengkap dan detil. Yang jelas, dalam diri tokoh mesti ada sesuatu yang unik. Tidak biasa. ia tampak menonjol dari tokoh-tokoh lainnya. Karena darisanalah nanti plot akan terbentuk, konflik dan klimaks akan terbangun. Semuanya bermula dari keberhasilan penulis menentukan tokoh dan karakternya. (rafifamir.com)

Book Review #50. Review Rahasia Penulis Hebat Menciptakan Karakter Tokoh. Gramedia, C1,2012. 112 halaman. Karya Ahmad Fuadi dkk.
loading...

Silakan masukkan alamat email untuk menerima postingan dari blog ini secara rutin.

0 Response to "Menciptakan Karakter Tokoh "