7 Jurus Antigalau Buat Para Jomblo

Kamu jomblo? dan sedang galau? saya punya tips untuk dibagi, agar hidupmu tak merana. Ciyeeee...
tapi sebelumnya, biar kamu sedikit penasaran, saya mau cuap-cuap dulu seputar dunia perjombloan.

Menjadi jomblo sebenarnya gampang-gampang susah. Ada senangnya, ada sengsaranya. Ada saat-saat berjaya, ada saat-saat melas. Yah, tapi hidup harus tetap dijalani. Jangan karena jomblo, terus kamu memilih bunuh diri.

Ada yang bilang jadi jomblo itu gak enak. Sering jadi bahan tertawaan, kalo kondangan disindir melulu sama teman yang sudah punya gandengan (bukan truk gandeng lho ya... hihihi). Kalo pas lebaran, bukan ditanya berapa kali khatam qur'an pas ramadhan, tapi yang keluar: mau nikah kapan? sungguh pertanyaan yang menyesakkan ya, blo? tapi tenang, orang yang sudah punya pasangan pun tetap ditanya: kapan punya anak? yang sudah punya anak juga masih ditanya: kapan nambah? yang anaknya sudah banyak ternyata juga tak bisa lepas dari pertanyaan, blo: kapan nyari madu? bukan. Bukan madu hutan, blo.

Jadi syukuri aja apa yang ada. Sekaligus ini tips yang pertama, blo. Terimalah kenyataan dengan lapang dada.  Suatu saat kamu akan menyadari bahwa menjadi jomblo adalah suatu keharusan. Sebagai salah satu syarat agar bisa hidup. Iya, blo. Tak ada seorang pun yang melalui hidupnya sampai tua, tanpa pernah mencicipi gimana rasanya menjadi jomblo. Kan gak ada, blo, bayi yang baru nongol ke dunia langsung dinikahin. Eh, emang status jomblo resmi diberikan waktu umur berapa tahun sih? hehe. Ya, intinya, tetap harus banyak-banyak bersyukur. Dan Jujur. Gak perlu nutup-nutupi kalao kamu memang jomblowan dan jomblowati sejati. Tunjukkan saja kepada dunia, dengan kepala tegak, "Akulah jomblo, terus mau apa?"

Berikutnya, blo. Yang kedua, perbanyak aktivitas positif. Mungkin mancing rame-rame bareng teman, ikut pengajian, travelling itung-itung ngabisin duit, atau bergabung dengan komunitas yang punya banyak acara seru dan sesuai dengan hobimu. Bisa juga dengan banyak berolahraga: main bola, jogging, dan yang lainnya. Pokoknya, jangan sampai kerjaanmu cuma bengong seharian. Ya, kalau kamu masih sekolah atau kuliah, mungkin sedikit sibuk dengan tugas-tugas atau pe-er. Tapi setelah itu, jangan biarkan waktumu kosong. Karena waktu kosong yang gak digunakan untuk sesuatu yang manfaat bisa jadi pintu masuk setan buat ngajakin kamu berbuat yang enggak-enggak.

Jangan lupa juga, blo. Perbanyak teman. Ini yang ketiga ya. Bisa juga kamu silaturahim ke temanmu itu satu persatu tiap hari. Selain biar ada kerjaan, juga bisa nambah rejeki. Siapa tahu juga dengan cara ini kamu bisa dapat seseorang belahan jiwa yang siap melepas membuang status jomblomu ke keranjang sampah. Bisa dari temanmu sendiri, atau temannya temanmu, atau temannya temannya temannya temannya temanmu. Ya apalah, apalah, begitu.

Keempat. Kalau ternyata kamu tipe orang yang gak suka ngumpul-ngumpul alias intovert akut. Ya, jadikan saja buku sebagai temanmu yang paling setia. Kamu bisa ke perpustakaan buat baca buku gratis, cuci mata ke toko buku seharian sambil ngatamin buku di sana, atau beli banyak buku buat dibaca di rumah. Asyik, lho, blo. Dengan membaca kamu tak akan merasa sendirian, kamu bisa berpetualangan, menyimak kalimat-kalimat bijak, dan lainnya. Cuma satu hal, jangan baca buku "Ngenesnya Jadi Jomblo".

Itu lagi, jones alias jomblo ngenes. Kenapa kok seolah-olah jomblo identik dengan ngenes. Padahal banyak ya, blo, orang yang sudah berkeluarga nasibnya jauh lebih ngenes. Makanya tetap sabar, blo. Ini yang kelima. Perbanyak berdoa, agar penantianmu akan berakhir indah. Ciyeee... tentu caranya, terus berusaha memantaskan diri untuk kelak mendampingi suami atau istri yang shalih/shalihah.

Keenam, nonton film dan berselancar di socmed. Sengaja saya gabungin dua ini, blo, biar gak terlalu panjang. Pilih film-film yang bagus,blo bukan film yang tambah bikin kamu nyesek jadi jomblo. Di socmed pun pilih-pilih teman. Jangan lupa add Mario Teguh dan semacamnya yang kata-katanya betah membuatmu berlama-lama jadi jomblo. Eh...

Ketujuh, ini yang terakhir aja, blo. Meski sebenarnya banyak yang mau dibagi. Tapi sementara cukup tujuh jurus ini aja. Kalo kamu sudah mahir, nanti saya tambah jurusnya. Ingat, blo, yang ketujuh ini. Ini yang paling penting. Segera cari jodoh. Iya, kamu, blo. Bagaimana pun, orang-orang yang meledekmu itu, blo, sebenarnya memotivasi kamu biar kamu semangat nyari jodoh. Bukan nungguin jodoh di rumah. Nyarinya juga dengan cara yang baik ya, blo. Jangan pake pacaran. Pacaran hanya akan memperpanjang masa jomblomu. Kalau kamu putus, jadi tambah galau gak karu-karuan. Jangan lupa istikharah biar tambah mantep.

Kalau kamu sudah nerapin jurus ini, harapannya sih, kamu gak galau lagi. Insya Allah, blo, apalagi kalau kamu sudha ketemu dengan si doi dan memboyongnya ke pelaminan. Rasanya, stressmu jatuh seperti buah durian jatuh dari pohonnya. Bebanmu jadi ringan, seperti kapas yang melayang-layang di awan. Ah, sudahlah. Terakhir, kalau kamu sukses dengan jurus ini, jangan lupa beritahu saya ya, blo. Kalau belum juga, kasih tahu aja, saya masih punya banyak jurus untuk jomblo level 2, level 3, dan seterusnya.  (@RafifAmir)
loading...

Silakan masukkan alamat email untuk menerima postingan dari blog ini secara rutin.

0 Response to "7 Jurus Antigalau Buat Para Jomblo "