Kisah-Kisah Sakaratul Maut

Andai semua nasihat tak mempan di telingamu, maka cukuplah kematian sebagai nasihat.
Kisah-kisah tentang kematian dalam buku ini akan menjadi nasihat berharga bagi kita, mengingatkan bahwa perjalanan hidup di dunia sangatlah sementara. Semua akan berakhir di dalam kubur, tanpa terkecuali.

Ada kisah para nabi dan rasul mulai Nabi Adam hingga Rasulullah Muhammad saw, kisah kematian sahabat, tabi'in, dan ulama-ulama salaf. Semua diurai secara singkat, tentang bagaimana mereka menghadapi sakaratul maut. Pada kisah Nabi Muhammad saw misalnya, diceritakan bagaimana malaikat Izrail meminta izin untuk mencabut nyawa beliau, setelah terlebih dahulu memberikan pilihan; ingin hidup lebih lama atau ingin meninggal saat itu juga. Rasulullah lebih mencintai Allah dan ingin segera berjumpa denganNya, oleh karenanya beliau memilih dicabut nyawanya.

Dalam buku ini juga diceritakan bahwa menjelang kematian seseorang, setan akan terus menggoda agar ia kufur pada Allah. Setan akan datang ke sebelah kanannya menjelma menjadi bapaknya dan membisikkan agar ia meninggalkan Islam dan meninggal sebagai orang nasrani. Sementara setan yang datang ke sebelah kirinya menjelma menjadi ibunya dan membisikkan agar ia berpindah ke dalam agama Yahudi.

Sungguh merugi orang-orang yang meninggal dalam kondisi su'ul khatimah. Jangankan mereka yang telah banyak melakukan maksiat dan dosa, orang-orang yang semasa hidupnya telah banyak melakukan kebaikan pun tidak ada jaminan tidak meninggal dalam su'ul khatimah. Sebagaimana firmanNya dalam QS. Al-Kahfi 103-104: "Katakanlah, apakah akan kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya. Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedang mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya."

Jika kematian saja sudah sedemikian mengerikan, bagaimana pula dengan kematian su'ul khatimah? meski sejatinya kematian adalah sama dengan tidur. Akan tetapi kematian lebih lama daripada tidur (Hal 175). Apa-apa yang dikerjakan semasa terjaga itulah nanti yang akan dipertanggungjawabkan. Jika kita mendapatkan mimpi saat tidur biasanya adalah apa yang kita pikirkan saat terjaga. Begitupula dengan apa yang kita alami saat kematian adalah cerminan apa yang kita cintai semasa hidup di dunia. Bahkan dikisahkan, ada yang saat sakaratul maut dari mulutnya keluar ucapan, "Sepuluh, sebelas, dua belas..." karena ia terlampau mencintai dan dilenakan oleh pekerjaannya sebagai juru hitung. Sebaliknya, saya juga pernah mendengar ada yang saat sakaratul maut yang keluar dari lisannya justru ayat-ayat Al-Qur'an karena semasa hidup ia rajin tilawah dan gemar menghafal Al-Qur'an.

Merugilah bagi orang yang akhir hidupnya su'ul khatimah. Dalam buku ini, Musthafa Murad membagi sebab-sebabnya dalam empat besar; kafir atau ragu-ragu dalam iman (munafik), ujub dan merasa imannya paling sempurna, bid'ah, cinta dunia dan maksiat. Mereka akan mendapatkan azab kubur yang begitu dahsyatnya. Laki-laki dan perempuan yang berbuat zina akan dibenamkan dalam tungku pembakaran, orang-orang pemakan harta riba akan disuapi dengan batu yang panas, orang-orang kafir akan tampak menjijikkan wajahnya dan tubuhnya dikelilingi apa yang sangat panas.

Betapa banyak kisah dalam buku ini yang dapat dijadikan ibrah dan peringatan, agar kita senantiasa berhati-hati menapaki kehidupan dunia yang terjal. Karena tidak ada satu orang pun yang tahu, dalam keadaan bagaimana ia akan kembali pada Allah. Sebagaimana sabda Rasulullah, "Seorang laki-laki melakukan amalan penghuni surga dalam pandangan manusia. Namun sesungguhnya dia adalah penghuni neraka. Dan seorang laki-laki melakukan amalan penghuni neraka dalam pandangan manusia. Namun sesungguhnya dia adalah penghuni surga. Sesungguhnya amal itu tergantung pada akhirnya." (H.R. Bukhari No.2897)

Book Review #64. Review Saat Malaikat Maut Menjemput Orang-Orang Shaleh. Syaikh Dr Musthafa Murad. Pustaka Al-Kautsar, C1, 2006. 300 halaman. Selesai baca pada 15 Februari 2016
loading...

Silakan masukkan alamat email untuk menerima postingan dari blog ini secara rutin.

0 Response to "Kisah-Kisah Sakaratul Maut"