Cara Menemukan Ide-Ide Terbaik

Dalam The Human mind yang dilansir oleh BBC menyebutkan bahwa cara terbaik untuk mendapatkan ide orisinal adalah saat rileks atau santai. Saat “aha” atau saat ide-ide baru meletup-letup dalam otak bisa terjadi beberapa kali dalam sehari, bergantung pada kemampuan kita mengkombinasikan berbagai pemikiran menjadi sebuah pemikiran baru. Juga bergantung pada kemampuan kita memanfatkan saat santai. Seperti Isaac Newton yang menemukan teori gravitasi-nya saat berbaring santai di kebun dan melihat buah terjatuh dari pohonnya. Begitupun Galileo Galilei, menemukan ide pendulum saat duduk tenang di gereja. Neils Bohr dengan teori struktur atom saat menatap balap kuda yang berdebum.

Ide Terbaik untuk Menulis               

Saya kira tidak jauh berbeda dengan penemuan-penemuan besar itu, menemukan ide untuk tulisan juga membutuhkan saat santai. Saat pikiran tidak disibukkan dengan hal-hal lain kecuali memang berfokus untuk menulis. Inilah yang dialami Kang Abik saat melahirkan karya besar fenomenal Ayat-Ayat Cinta (AAC). Kang Abik menulis AAC saat ia mengalami kecelakaan dan harus berbaring di tempat tidur. Saat seperti itulah ia banyak menggunakan pikirannya, membuat rileks dengan memutar musik-musik timur tengah, melihat kembali gambar dan foto-foto kenangan mesir, lalu saat “aha” itu pun terjadi. Tulisannya mengalir dan orisinal, tak disangka AAC kemudian banyak digemari pembaca.      

Ide Terbaik untuk Mencari Solusi dari Masalah 

Kata Edward de Bono, berpikirlah secara lateral. Artinya berpikir yang tidak biasa. Salah satu contoh misalnya, sebuah perusahaan sedang berusaha keras mengatasi karyawannya yang sering datang terlambat. Berbagai cara dilakukan. Mulai dengan memanggil mereka satu-persatu dan menanyakan alasan keterlambatan, mengumpulkan mereka dalam ruangan khusus dan dimotivasi, hingga mengancam mereka dengan hukuman. Tetapi tak satu pun cara itu berhasil. Sampai kemudian, muncullah ide yang tak biasa dari berpikir lateral ini. Setiap karyawan yang datang ke kantor akan difoto dengan kamera polaroid dan foto mereka ditempelkan di sebuah dinding yang mudah dilihat oleh karyawan lainnya. Dalam foto itu juga dilengkapi nama dan jam kedatangan ke kantor. Satu-dua hari yang datang terlambat mulai berkurang. Hingga kurang dari dua minggu kemudian, semua karyawan sudah bisa datang ke kantor tepat waktu. Bagaimana menemukan ide lateral seperti ini? masih tetap sama, ciptakan suasana santai dan rileks kemudian mulailah berpikir tentang solusi bukan berpikir dimulai dari masalah. Mengapa dengan cara yang saya ceritakan tadi, karyawan menjadi tepat waktu? karena mereka malu. Bagaimana membuat mereka malu ketika terlambat? Nah, sudah tahu caranya, kan?

Ide Terbaik untuk Bisnis

Saya seringkali menemukan ide terbaik untuk bisnis ketika mengamati bisnis-bisnis milik orang lain yang sudah berjalan, atau ketika berdiskusi dengan teman, tapi tak jarang juga ketika sedang sendirian dan merenung. Cara menstimulan ide itu datang adalah dengan banyak mengamati masalah yang sedang dihadapi oleh masyarakat. Tugas kita adalah menciptakan produk dan jasa yang bisa mengatasi masalah itu dengan cara yang lebih mudah dan murah. Aqua misalnya, hadir karena orang-orang kesulitan untuk minum ketika sedang dalam perjalanan. Go-Jek hadir karena pemiliknya merasa kasihan dengan ojek langganannya yang harus menunggu lama dan banyak menghabiskan waktu untuk satu orang calon penumpang.

Begitulah ide-ide terbaik muncul. Kita hanya perlu menyediakan sedikit waktu santai, saat kita merasa rileks dan segar. Bisa saat kita (maaf) buang air besar atau ketika mandi, bisa juga saat minum teh hangat di pagi hari, atau melepas lelah saat pulang dari kantor. Gunakan waktu-waktu santai itu untuk menemukan ide-ide yang melimpah. Selamat mencoba! (@RafifAmir
        
loading...

Silakan masukkan alamat email untuk menerima postingan dari blog ini secara rutin.

0 Response to "Cara Menemukan Ide-Ide Terbaik"