Dompet Cinta

Beberapa hari lalu, saat berbaring bersama, dia menanyakan sesuatu yang serius pada saya, "Yah, kalau saya kasih kejutan berupa hadiah kira-kira mau gak?" Saya tersenyum, sebelum akhirnya tertawa lepas.

"Mana ada orang yang menolak hadiah," kata saya sejurus kemudian, melihat ekspresi wajahnya yang tak berubah.

"Tapi saya khawatir gak cocok." Ada nada bimbang dalam suaranya.

Kembali saya meyakinkan. Tak pernah saya menolak hadiah hatta hadiah itu tidak saya sukai. Hadiah harus dihargai dan disyukuri sebagai bentuk usaha untuk membahagiakan orang lain.

"Oo, begitu," katanya seolah merasa sangat lega.

"Tapi hadiahnya apa dulu?" sekarang ganti saya yang penasaran, "Kalau misalkan baju gak cocoknya bukan karena motif, bahan, warna, atau harganya lho... tapi mungkin kekecilan atau kebesaran." Saya berseloroh, mencairkan suasana. "Kalau seperti itu, tenang saja, nanti kan bisa ditukar yang ukurannya pas."

kado yang bikin penasaran
Hingga kemudian, hari ini, di hari ulang tahun pernikahan, ia menjulurkan sebuah kado yang dibungkus kertas berwarna pink. Dalam hati, saya menebak-nebak isinya. Saya buka perlahan. Dan ternyata, isinya dompet berwarna coklat beserta sepucuk surat cinta. Aduhai, bahagianya saya.

"Dompet yang bagus," kata saya sembari berterima kasih dan mencium pipinya.

Sebenarnya sudah lama saya ingin ganti dompet, mengingat dompet yang saya miliki sudah butut alias uzur. Hehe. Kalau saya tak salah, dompet itu belum pernah ganti sejak saya SMA tahun terakhir. Awet kan? hahaha. Berkali-kali melihat orang jual dompet tapi belum nemu yang cocok. Lah, kok dilalah istri saya tercinta, menghadiahkan dompet yang benar-benar saya suka. Warna coklat bermerk Levi's dan banyak "saku"-nya. Alhirnya Kapitan Pattimura-ku bisa pindah rumah, bersama adik-adiknya yang bundar.
dompet butut berusia belasan tahun

dompet baru yang keren

Di sela-sela dompet keren itu terselip surat yang berbentuk hati dan sebagian bunyinya begini:
Kau memang bukan lelaki sempurna... 
Tetapi kau luar biasa... 
Terima kasih telah menyayangiku
Terima kasih telah mencintaiku dengan caramu 
Terima kasih telah sabar menuntunku untuk memperbaiki diri 
.......
surat darinya

Aih, saya terharu sekali. Dompet berwarna coklat dan sepucuk surat cinta. Semoga dompet ini awet, sepanjang cinta kita.... hehe, lebay ya.

loading...

Silakan masukkan alamat email untuk menerima postingan dari blog ini secara rutin.

0 Response to "Dompet Cinta"