Penyebab Miskinnya Produktivitas di Zaman Serba Canggih

Pertanyaan yang selalu berkecamuk dalam benak saya, mengapa saya yang banyak menikmati kemudahan dengan berbagai produk teknologi masih kalah jauh sekali dalam hal produktivitas dengan para ulama di mana fasilitas-fasilatas seperti yang saya nikmati sekarang ini tidak ditemui. Tiada lampu bohlam, tidak ada motor, tidak ada laptop, tidak ada handphone, dan yang lainnya.

Tapi mereka produktif. Tapi mereka bisa merasakan nikmatnya ibadah. Tapi mereka bisa belajar dan mengetahui banyak ilmu. Tapi mereka juga bisa menjadi orang kaya. Tapi mereka bisa selalu bersyukur membawa bekal amal shalih yang banyak ketika pulang menghadapNya.


Sebagian dari mereka menulis berjilid-jilid kitab bahkan hingga ratusan kitab. Tak sedikit juga yang menjadi ilmuwan dan menemukan sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan manusia. Beberapa juga menguasai berbagai macam bidang ilmu. Beberapa memiliki kekayaan yang melimpah dari hasil usaha padahal malam hari mereka banyak dihabiskan untuk beribadah; shalat, tilawah dan menghafal Al-Qur'an.

Kemudian saya merenung. Dan sampailah pada suatu kesimpulan: bahwa banyaknya fasilitas terkadang justru membuat kita banyak disibukkan oleh fasilitas itu dan lupa bahwa fasilitas itu hanyalah wasilah mencapai tujuan. Saya melupakan tujuan yang sesungguhnya.

Kemudian saya merenung. Dan sampailah pada suatu kesimpulan: bahwa waktu saya lebih banyak disibukkan untuk menikmati fasilitas itu daripada mengejar tujuan dengan fasilitas-fasilitas yang saya miliki.

Berapa waktu yang kita butuhkan untuk membaca pesan di grup whatsaap yang tidak penting, yang tidak ada hubungan sama sekali dengan fokus tujuan kita. Belum lagi ribuan artikel yang berseliweran, ratusan status di beranda FB, dan lain-lain yang tanpa sadar menyita banyak waktu yang kita miliki. Berapa waktu yang kita butuhkan untuk mengurus perangkat elektronik kita yang rusak, mengganti wallpaper, mengotak-atik folder, memperindah tampilan dan aksesoris. Itu baru satu perangkat produk teknologi.

Semakin banyak fasilitas semakin banyak pula energi dan waktu kita untuk mengurus dan memikirkan fasilitas itu. Kedekatan kita kepada Allah semakin berkurang, waktu-waktu produktif kita habis, laptop yang seharusnya membuat kita menghasilkan tulisan semakin banyak dalam waktu yang singkat justru membuat kita semakin miskin karya. Karena ia lebih banyak kita gunakan untuk hal-hal lain yang kurang produktif bahkan cenderung tidak bermanfaat.

Baca Juga: 10 Cara Membunuh Waktu Saat Menunggu



Padahal seharusnya, di zaman yang serba canggih ini, kita jauh lebih bisa produktif. Bayangkan, kalau dulu memasak harus manual dan ditunggui, sekarang ada rice cooker dan magic jar. Kalau dulu binatang tunggangan dan peliharaan harus dicarikan makan dedaunan dan rumputan, sekarang tinggal dikasih minum bensin yang tersedia dimana-mana. Kalau dulu menulis harus menggunakan tinta dan kertas hingga butuh waktu lama, sekarang ada gadget dan laptop yang membuat kata-kata lebih mudah dan lebih cepat ditulis.

Lalu apa yang salah? yang salah adalah diri kita. Produk teknologi justru melalaikan kita dari tujuan, bukan justru kita jadikan sarana untuk mempermudah dan mempercepat kita sampai pada tujuan. (@RafifAmir)
loading...

Silakan masukkan alamat email untuk menerima postingan dari blog ini secara rutin.

0 Response to "Penyebab Miskinnya Produktivitas di Zaman Serba Canggih"