Tips Unik Menyadarkan Tetangga yang Zhalim

Saya seringkali mendengar kisah antar tetangga yang tidak akur. Penyebabnya macam-macam. Mulai karena urusan sepele, hutang-piutang, masalah batas tanah, hingga yang mengaku didzalimi terang-terangan.

Ada cerita menarik yang dikisahkan Ibnu Qayyim dalam Al-Thuruq Al-Khukmiyyah fi al-Siyasah al-Syar'iyyah, merujuk kepada kitab Musnad Imam Ahmad tentang tetangga yang merasa didzalimi ini. Kurang lebih ceritanya begini.

Seorang lelaki datang mengadu pada Rasulullah saw tentang tetangganya. Ia mengatakan bahwa seorang tetangganya telah menyakiti hatinya.  Ia merasa didzalimi. Ia ingin tetangganya itu sadar dan meminta maaf akan perbuatannya.

Kemudian Rasulullah saw, dengan tenang memberikan saran agar orang itu segera kembali ke rumahnya dan mengeluarkan seluruh harta bendanya di jalan dengan maksud berpura-pura hendak pindah rumah.

Saran yang diberikan Rasulullah saw ini mungkin agak unik dan tidak biasa. Si orang tadi mungkin menemui Rasulullah agar Rasulullah bisa menjadi penengah dan membantu menasihati tetangganya. Tetapi yang ia daatkan justru perintah untuk kembali ke rumah dan pura-pura pindah rumah? Tentu saja, karena yang memerintah adalah Rasulullah, ia tak berani membantah.

Maka laki-laki itu pun melakukan seperti yang disabdakan Rasulullah. Ia meletakkan semua isi rumahnya di jalan. Demi melihat apa yang ia lakukan, banyak orang berdatangan, mendekati, dan menanyakan apa yang telah terjadi padanya. Tetangga-tetangganya yang lain keheranan dengan perbuatannya.

Lalu laki-laki itu mengatakan bahwa salah seorang tetangganya telah menyakiti hatinya. Mendengar pengakuan tersebut, banyak orang yang merasa iba kepadanya bahkan ada pula yang mengutuk si tetangga laki-laki. Ia banyak mendapat dukungan agar mengurungkan niatnya untuk pindah rumah.

Tak lama kemudian, tetangga yang berbuat zalim yang dimaksud si lelaki datang menemuinya dan berkata, "Kembalilah ke rumah, demi Allah, aku berjanji tidak akan menyakiti hatimu lagi."

Keduanya pun saling memaafkan dan berjanji untuk hidup rukun seperti sedia kala. Jadi, sesederhana itu tipsnya. Gimana, mungkin perlu dicoba? (@RafifAmir)
loading...

Silakan masukkan alamat email untuk menerima postingan dari blog ini secara rutin.

2 Responses to "Tips Unik Menyadarkan Tetangga yang Zhalim"

Koko Nata mengatakan...

Nah, kalau tetangganya masa bodoh dan jadi mendendam gimana?

Rafif Amir mengatakan...

Yaudah, dilanjutin aja pindahannya.hihihi