Merancang Resolusi 2017 Berbasis 10 Muwashafat Tarbiyah

Sudahkah membuat resolusi 2017 di penghujung tahun ini? Atau cukup melanjutkan resolusi tahun 2016 yang hampir semua belum tercapai? resolusi yang dibuat tahun 2015 dan dipikirkan setengah mati di tahun 2014? Hehe.

Yuk, kita perbarui lagi resolusi di tahun 2017. Kita mulai dengan sebuah pertanyaan mendasar: apa yang kita targetkan dalam hidup ini? khusnul khatimah bukan? karena itulah satu-satunya pintu yang mengantar kita pada cita-cita tertinggi seorang muslim: surga dan menatap wajahNya.

Lalu bagaimana agar khusnul khatimah? kita berusaha sekuat tenaga untuk terus memperbaiki diri, menjadikan esok hari yang semakin mendekatkan kita pada ajal selalu lebih baik dari hari ini. Itu tekad terbesar yang harus kita genggam, sebelum membuat resolusi 2017.

Menjadi pribadi muslim yang berkarakter, yang meneladani segenap perilaku dan keagungan junjungan kita, Nabi Muhammad SAW. Itu semua insya Allah terangkum dalam 10 muwashafat tarbiyah. Atau 10 sifat yang dibentuk dan ditumbuhkan melalui tarbiyah.

1. Salimul Aqidah (Akidah yang lurus)

    Hal paling mendasar dari pribadi muslim, terlebih dahulu harus beres akidahnya. Semisal tidak berhubungan dengan dukun, jin, atau yang berbau klenik. Mengingkari ideologi-ideologi yang bertentangan dengan Islam seperti komunisme, sekulerisme, feminisme, dan lain sebagainya.
Jika pondasi akidah ini sudah lurus, maka ditingkatkan lagi. Jadikan resolusi untuk 2017. Misal: berusaha keras untuk hanya mencari ridha Allah dalam setiap beramal shalih. Menjauhi riya' dan takut terhadap celaan manusia.

2. Shahihul Ibadah (Ibadah yang benar)

    Kita bisa merancang resolusi 2017 dengan misalnya: tidak meninggalkan puasa ayyamul bid, shalat malam minimal tiga kali dalam seminggu, khatam Alquran setiap bulan serta menghafal sekian juz, shalat dhuha minimal 4 kali dalam seminggu, dan lain-lain. Buatlah target yang detail dan jelas seperti contoh di atas.

3. Matinul Khuluq (Akhlak yang kokoh)
 
    Target yang bisa dibuat untuk poin ini misalnya: berusaha untuk menepati janji (jika tidak menepati janji tanpa alasan syar'i, buatlah hukuman untuk diri sendiri), tersenyum pada setiap orang yang ditemui, memaafkan semua kesalahan orang lain pada kita dan mendoakannya, menjauhi ghibah. Silakan tentukan sendiri resolusimu tahun 2017 untuk membentuk akhlak yang kokoh ini.

4. Qowiyyul Jismi (Jasad yang kuat)

    Olahraga rutin setiap hari, minum air putih tak kurang dari 8 gelas, jika masih merokok mungkin resolusi berhenti merokok akan sangat baik. Lainnya? tentu masih banyak. Silakan kreasikan sendiri. Hal-hal yang ingin kamu lakukan agar tubuhmu tak mudah capek, lemas, apalagi sakit-sakitan.

5. Mutsaqaful Fikri (Wawasan yang luas)

   Buat target minimal membaca buku dalam sehari, mengikuti perkembangan berita khususnya nasional dan dunia Islam, mengkhatamkan kitab-kitab yang sangat dianjurkan untuk dibaca misal: Fiqus sunnah, riyadhus shalihin, tafsir ibnu katsir dan fi zhilali quran, dan lain-lain. Masih banyak resolusi yang bisa dibuat agar kamu menjadi intelek dan berwawasan luas. Ohya, mengajarkan atau menuliskan ilmu yang didapat itu juga bagian dari upaya mutsaqaful fikri.

6. Mujahidun Linafsihi (Berjuang melawan hawa nafsu)

    Berusaha untuk menjauhi hal-hal yang biasanya dapat mengantarkan kita pada maksiat. Apa itu? Yang paling tahu adalah diri kita sendiri. Apa saja contohnya? misal menundukkan pandangan, tidak makan ketika masih kenyang, tidak mudah murah, memperbanyak istigfar dan memelihara wudhu adalah salah satu caranya.

7. Haritsun ala Waqtihi (Pandai menjaga waktu)

    Disiplin. Tepat waktu ketika menghadiri pertemuan, menyelesaikan tugas sesuai deadline, membuat agenda harian mulai bangun tidur sampai tidur lagi, tidak menyisakan sedikitpun waktu yang terbuang untuk hal yang sia-sia.

8. Munazham fi Syu'unihi (Teratur dalam setiap urusan)

   Bekerja secara profesional dan serius, menjaga dan melaksanakan amanah, bekerjasama dengan baik dalam lembaga-lembaga yang menganjurkan kebaikan. Tidak individualis atau egois.

9. Qadirun alal Kasbi (Kemandirian dalam usaha)

    Sebagian besar orang, lebih mengutamakan poin ini dalam membuat resolusi 2017. Dalam muwashafat tarbiyah, ini hanyalah 1 diantara 10 karakteristik seorang pribadi muslim. Rasulullah mengajarkan bahwa orang Islam tak boleh meminta-minta. Oleh karena itu harus mandiri. Jika sudah bisa mandiri, maka targetnya adalah bagaimana meningkatkan penghasilan dari usaha itu. Berapa juta rupiah dalam sebulan penghasilan yang Anda inginkan di 2017? atau mungkin 1 milyar?

10. Nafiun Lighairihi (Bermanfaat bagi orang lain)

     Terakhir, Nafiun Lighairihi. 9 muwashafat sebelum ini adalah cara agar kita bisa memaksimalkan poin 10 ini. Jika jasad kita kuat, kita akan dapat membantu orang lain dengan fisik kita. Jika pengasilan lumayan, kita bisa bersedekah dengan harta yang banyak. Jika wawasan kita luas, kita dapat mengajarkannya kembali. Maka, target bermanfaat bagi orang lain ini sangat penting masuk dalam daftar resolusi 2017. Misal, membagikan makanan pada anak jalanan setiap hari jumat, membantu orang lain dengan potensi yang kita punya juga tak kalah eloknya.

10 muwashafat tarbiyah itu yang kemudian kita detailkan menjadi resolusi 2017 akan lebih mudah terwujud jika kita tidak sendirian. Artinya, tidak hanya kita buat sendiri dan hanya kita yang mengetahui. Alangkah baiknya, setiap individu yang memiliki azzam untuk meningkatkan kualitas dirinya berbasis 10 muwashafat ini bergabung dalam halaqah, mentoring, pengajian, atau pembinaan Islam. Di dalam majelis itulah nanti satu sama lain mengingatkan akan targetnya masing-masing. Setiap pekan dibahas dan dievaluasi. Harapannya muncul suasana seperti yang difirmankan Allah dalam QS Albaqarah ayat 148, fatabiqul khairat. Berlomba-lomba dalam kebaikan.

Semoga di penghujung 2017 nanti kita akan sampai di garis finish sebagai seorang pemenang! (@rafif_amir)

sumber gambar: www.bintang.com
loading...

Silakan masukkan alamat email untuk menerima postingan dari blog ini secara rutin.

0 Response to "Merancang Resolusi 2017 Berbasis 10 Muwashafat Tarbiyah"