Nikmatnya Makaroni Tobat yang Bikin Gak Mau Tobat

Siapa yang gak kenal makaroni? makanan pasta berbentuk elbow atau pipa siku ini menjadi favorit baik tua maupun muda. Dan konon, merupakan salah satu makanan yang berusia panjang. Nanti akan sedikit kita ulas sejarahnya.

Makaroni dapat diolah dan dihidangkan dengan berbagai macam lauk maupun sayuran. Umumnya ditambahkan ke dalam sayur sop sehingga menambah citarasa kelezatannya. Bisa juga disajikan dengan dengan olahan daging ayam atau sapi, 

Nah, kali ini saya akan membahas makaroni yang diolah menjadi camilan. Biasanya makaroni digoreng terlebih dahulu dan ditaburi bumbu. Maka jadilah kripik makaroni yang saat ini lagi banyak digandrungi.

Salah satu dari camilan makaroni yang lezat itu adalah Makaroni Tobat. Awalnya saya gak begitu tertarik meski berkali-kali melihat iklannya yang berseliweran di medsos. Saya pikir gak ada bedanya dengan kripik makaroni yang dijual di minimarket-minimarket. Apalagi, ini produk baru dan belum dikenal. Sampai kemudian, saya mencoba testernya. Saya coba amati, mengunyahnya perlahan.

Ternyata beda! sungguh berbeda. Rasanya sangat renyah, gurih, dan nikmat. Bumbunya pas, pedasnya juga pas buat yang gak terlalu suka pedas. Kebetulan yang saya cicipi ini Makaroni Tobat Level 1. Artinya, tingkat kepedasannya masih "aman". Bagi saya sendiri yang agak suka pedas, level 1 masih belum maksimal, sih. Hehe. Tapi ternyata ludes juga.

Ada berbagai macam varian level dan rasa dari Makaroni Tobat ini. Level terendah level 1, kemudian level 2 dan tertinggi level 3. Jika level 3 Anda merasa belum puas, bisa order khusus level 4. Ini level tertinggi yang hanya sanggup dipecahkan segelintir orang di muka bumi. Ah, lebay ya?

Makaroni Tobat Level 1-2-3

Sementara untuk varian rasa. juga ada 3: rasa jagung, keju, dan original. Untuk yang tiga varian rasa ini tidak pedas, jadi juga cocok untuk anak-anak dan tentunya tetap tak kalah nikmat. Ohya, Makaroni Tobat terbukti banyak disukai oleh remaja lho, tak ketinggalan juga emak-emak dan bapak-bapak.





Selain dibuat camilan, ternyata enak juga dijadikan pedamping makan nasi. Iseng saya mencoba makan hanya berlauk tahu-tempe ditambah Makaroni Tobat, hasilnya maknyuss. Mantapnya dua kali lipat! Selebihnya, Anda boleh berkreasi sendiri, mungkin sambil nyemil dan ngeteh di pagi hari sembari menikmati hujan yang syahdu. Atau juga pas saat ngumpul dan ngobrol bareng sohib, disambi baca buku, nobar di rumah atau bioskop, sampai menjadi teman di kala belajar. Dijamin bakalan seger dan gak ngantuk. Apalagi kalo nyemil yang level 3.

Kemasan yang simpel, elegan, dan praktis

Tidak hanya keunggulan rasa dan renyahnya, Makaroni Tobat juga memiliki keunggulan dari segi packing. Simpel, praktis, namun elegan. Warna kemasan merah dan hitam menyiratkan rasanya yang mantap, gak pake ragu. Kemasannya mudah dibuka dan ditutup seperti plastik cetik yang biasa buat obat. Kalo gak habis (karena memang porsinya lumayan jumbo) Anda bisa tutup dan dimakan lagi di lain kesempatan. Jadi, gak perlu khawatir bakal mlempem.

Desain packing memudahkan Anda menaruh Makaroni Tobat dengan posisi tegak, baik di atas meja, di rak, dan lainnya. Bahan plastik yang digunakan juga membuat camilan satu ini bisa tahan lama, hingga maksimal 6 bulan! Ada tanggal dan bulan kadaluarsa yang dicantumkan di kemasan.

Harga yang gak bikin kantong bolong

Alhamdulillah, saya mengenal secara pribadi produsen dari Makaroni Tobat ini. Beliau tidak hanya mencari keuntungan an-sich, tapi semangat beliau adalah untuk berbagi, berjejaring, memperbanyak membantu orang lain untuk bangkit berwirausaha. 

Atas dasar itulah, harga yang ditetapkan tergolong murah untuk produk sejenis. Hanya dengan Rp 11.000,- Anda sudah dapat menikmati Makaroni Tobat Level 1. Untuk level 2 dan 3, masing-masing Rp 12.000,- dan Rp 13.000,- . Makaroni Tobat rasa jagung bakar dan original Rp 12.000,- sedangkan rasa keju Rp 13.000,-. Gimana, murah kan?

Ssstt. Kabar baiknya, terbuka lebar bagi Anda peluang menjadi reseller dengan diskon 20% untuk pembelian minimal 20 pcs varian apa saja. Anda bisa menjualnya pada teman dan kerabat atau via online

Jika Anda tertarik baik untuk konsumsi sendiri maupun dijual lagi, silakan menghubungi saya langsung via WA di 081554421577.  Saya optimis Anda bakalan nagih, nagih, dan nagih lagi. Maksudnya order, order, dan order lagi. Percaya, gak bakalan tobat deh. Gak percaya? buktikan sendiri.

Sejarah Makaroni

Tadi saya janji mengulas sedikit sejarah tentang makaroni. 

Kata "makaroni" sendiri berasal dari bahasa Italia yaitu "maccheroni" yang artinya pasta kering. Makaroni terbuat dari bahan gandum durum dan tidak ada campuran telur. Makanan ini kaya kandungan protein, karbohidrat, dan gluten

Konon, makaroni sudah ada sejak tahun 1292. Wow, tua banget kan? Penemunya adalah bangsa Cina dan diperkenalkan ke Italia oleh Marcopolo. Tetapi ada juga pendapat yang mengatakan bahwa makaroni sudah ada di Italia sejak jaman Romawi Kuno. Biasanya dipersembahkan untuk menjadi hidangan bagi para dewa dan dewi. 

Versi lain mengatakan bahwa bangsa Etruscan yang membuat makaroni pertama kali pada 400 SM. Kemudian Thomas Jefferson lah yang memperkenalkan makaroni ke Amerika serikat. 

Bingung ya? Tak apa, yang penting semua sepakat tentang lezatnya makaroni. Apalagi Makaroni Tobat. Eh... eh. 

Bagaimana, setelah ini lanjut order dan nyemil makaroni ya. (@rafif_amir)


loading...

Silakan masukkan alamat email untuk menerima postingan dari blog ini secara rutin.

0 Response to "Nikmatnya Makaroni Tobat yang Bikin Gak Mau Tobat"