Tips Membuat Perpustakaan Pribadi yang Asyik

Bagi para pecinta buku, memiliki perpustakaan pribadi adalah sesuatu yang diidam-idamkan. Tak perlu menunggu punya rumah yang luas dan mewah, rumah sederhana pun dapat disulap "sepenggal surga" di dalamnya.

gambar via ny.curbed.com

Berikut ini tips-tips membuat perpustakaan pribadi yang sebagian besar bersumber dari pengalaman sendiri.

1. Tentukan spot yang nyaman dan sesuai
    Jika memang memungkinkan, sebaiknya perpustakaan pribadi ada di ruang tamu atau ruang kerja. Mengapa? di ruang tamu agar buku-buku kita bisa bermanfaat juga bagi tamu-tamu yang datang. Mungkin sembari menunggu kita yang menyiapkan hidangan atau bahkan menjadi salah satu topik obrolan yang menarik. Bagaimana jika di ruang kerja? Buku-buku di ruang kerja membuat kita senantiasa bersemangat. Ya, karena bagi para pecinta buku, melihat tumpukan buku mengalirkan energi sendiri yang terkadang sulit dipahami. Apalagi jika profesi kamu sebagai penulis, blogger, dan sejenisnya, tentu ruang kerjamu wajib dipenuhi dengan buku-buku.

2. Pilih rak sesuai selera dan budget
    Saya pribadi tak terlalu memikirkan bahwa rak buku saya harus bagus dan mengkilap. Saya membuat sendiri rak buku dengan bahan-bahan yang mudah dijangkau isi dompet. Yang penting, buku-buku bisa ditata dengan rapi, tidak lembap, dan enak dilihat. Tetapi kalau ada budget lebih sih, sebaiknya memang sekalian beli rak yang bagus; bisa dari kayu jati, etalase kaca, atau besi baja. Selain lebih awet, tentu lebih kokoh juga. Hanya saja, kalau bagi saya pribadi, meskipun budget mencukupi, mending buat menambah koleksi buku. Baru kalau koleksi sudah lumayan banyak, giliran mikirin rak.

3. Layout furnitur yang asyik
    Tambahkan sofa atau tempat duduk yang nyaman dan empuk di sekitar perpustakaan pribadi. Ini agar kamu merasa nyaman ketika membaca. Tambahkan pula kipas angin atau pendingin ruangan agar senantiasa segar saat membaca. Paduan warna furnitur, dinding, karpet, dan lain-lain mungkin juga bisa dipertimbangkan agar perpustakaan terlihat lebih elegan.

4. Penerangan yang memadai
    Pastikan di ruangan itu memiliki penerangan yang memadai. Pencahayaan yang kurang akan membuat mata cepat letih ketika membaca. Sebaliknya, terlalu terang pun kurang baik. Jika tidak memungkinkan, bisa menggunakan lampu meja atau lampu khusus baca.

5. Mengatur dan merapikan buku koleksi 
    Atur buku koleksimu sesuai kategori sehingga mudah mencari ketika dibutuhkan. Bagus lagi kalau dibuatkan katalog dan label. Jika buku koleksi boleh dipinjam, sebaiknya siapkan buku khusus peminjaman. Sehingga lebih mudah mengontrol keluar masuk buku koleksimu.

6. Pikir-pikir ulang buku yang tak boleh keluar 
    Mungkin kamu pernah mengalami sebuah buku yang sampai saat ini masih kamu cari-cari keberadaannya. Atau sudah tahu siapa peminjamnya hanya saja dihilangkan, atau sungkan untuk menagih, atau si peminjam gak berkeinginan kuat mengembalikan. Oleh karena segala kemungkinan itu, jika kamu punya koleksi buku khusus yang menjadi favorit atau karena buku ekslusif misalnya bertandatangan penulisnya yang kini sudah almarhum atau karena langka yang sangat sulit dicari bahkan sudah tidak cetak ulang, maka pikirkanlah kembali ketika hendak meminjamkan.

7. Merawat buku
    Rawatlah bukumu dengan cara membersihkan rak secara rutin, juga melap buku-buku kesayangan yang berdebu. Jika ada waktu, menyampuli buku dengan sampul plastik tentu sangat disarankan.

Selamat! perpustakaan pribadimu adalah tempat ide-ide kreatif, imajinasi, dan inspirasi bermunculan di kepalamu. (@Rafif_Amir)
loading...

Silakan masukkan alamat email untuk menerima postingan dari blog ini secara rutin.

0 Response to "Tips Membuat Perpustakaan Pribadi yang Asyik"