Baca Buku Sambil Berjalan, Berani Mencoba?

Sewaktu masih kuliah, saya bekerja di sebuah perusahaan sebagai debt collector. Tugas saya adalah mendatangi counter dan toko untuk melakukan penagihan. Terkadang saya harus berjalan kaki menuju lokasi karena ketiadaan angkutan umum. Ada yang jaraknya dekat ada pula yang lumayan jauh. Terkadang pula saya menyengaja berjalan kaki meski saya tahu bisa menempuhnya dengan naik angkutan umum.

sumber gambar: komapsiana.com
Ada kebiasaan yang coba saya rutinkan saat itu, membaca sambil berjalan. Ya, bagi kebanyakan orang mungkin ini kebiasaan yang aneh dan cukup langka. Maka tak heran, banyak orang melihat saya yang tampak khusuk membaca buku sambil berjalan. Saya pun merasakan sensasi yang sulit dungkapkan. Saya senang karena saya bisa memanfaatkan waktu dengan mendapatkan dua hal sekaligus; olahraga dan membaca, tubuh sehat dan wawasan yang luas.

Ohya, ada lagi. Membaca sambil berjalan juga menghindarkan Anda dari memandang hal-hal yang dilarang, semisal perempuan yang berpakaian tak lengkap atau godaan untuk membeli sesuatu yang menarik yang dilihat sepanjang jalan. Maksiat bisa terhindar, dompet Anda pun aman. Hehe.

Mungkin ada yang bertanya-tanya, bagaimana saya dapat melakukannya, sementara berjalan juga membutuhkan konsentrasi apalagi berjalan di pinggir jalan raya yang notabene sangat ramai. Justru di situlah tantangannya. Saya menyukai tantangan ini. Sementara saya harus konsentrasi dengan buku bacaan saya, saya juga harus tetap awas dan kosentrasi dalam melangkah. Tentu tak dapat dipungkiri, sekali-dua saat konsentrasi buyar, saya hampir-hampir mencelakai diri saya sendiri.

Tapi ini perlu dicoba. Dan mungkin bisa dijadikan kebiasaan yang kontinyu. Karena orang-orang sudah merasa biasa jika ada orang yang berjalan sambil main gadget, tapi mengapa tidak dengan buku? (@RafifAmir)
loading...

Silakan masukkan alamat email untuk menerima postingan dari blog ini secara rutin.

0 Response to "Baca Buku Sambil Berjalan, Berani Mencoba?"