Serunya Reading Challenge FLP Jatim

Salah satu kebiasaan yang banyak diakui oleh penggemar buku adalah, membeli banyak buku dan hanya sedikit diantaranya yang tuntas dibaca. Jujur, itu pula yang saya alami. Setiap bulan, lebih dari seratus buku dan majalah datang menjejali rak. Yang habis dibaca, hanya sekitar 10 persennya saja. Jadi, bisa dibayangkan, berapa buku yang saya miliki dan belum dibaca hingga saat ini?

Lebih dari 5000 judul. Dan itu membuat saya berpikir keras, apakah saya bisa melahap semuanya sebelum dijemput malaikat pencabut nyawa? Saya mencari cara, sebuah ide unik saya temukan.

Jadi begini. Saya membuat peraturan pribadi: setiap buku atau majalah yang sudah saya baca setiap bulannya saya tumpuk menjadi satu. Saya ukur total ketebalannya, tak boleh kurang dari ketebalan total buku-buku yang masuk ke rak pada bulan berikutnya. Kalau ternyata buku yang saya beli terlalu banyak, maka harus saya jual. Kadang berat hati, karena buku bagus dan langka, tapi saya harus komitmen dengan peraturan yang saya buat sendiri.

Semakin sedikit buku yang saya baca, semakin sedikit pula buku baru yang masuk rak. Dan itu rasanya gak enak banget. Saya bertekad harus lebih semangat lagi melahap buku.

Hingga akhirnya, sebuah tantangan seru diluncurkan pada bulan Februari oleh FLP Jatim. Reading Challenge. Tantangan untuk merutinkan aktivitas membaca setiap hari. Perihal detail bagaimana Reading Challenge itu, sudah saya ceritakan dalam tulisan yang berbeda (bisa cek di sini). Intinya, saya terpacu. Saya termotivasi untuk membaca lebih banyak dari sebelumnya. Meski tantangannya hanya 5 halaman per hari, namun melihat teman-teman sanggup membaca hingga puluhan bahkan ratusan halaman tiap hari, saya tak mau kalah.

Saya benar-benar memanfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk membaca. Setiap ada waktu buffer (istilah saya untuk menyebut waktu jeda) saya gunakan untuk membaca. Bahkan terkadang nonton berita televisi pun sambil membaca.

Biasanya saya membaca lebih dari satu buku atau majalah secara bersamaan. Supaya tidak bingung dalam menghitung berapa halaman yang sudah saya baca, saya menggunakan dua pembatas dalam satu buku. Pembatas pertama, untuk menandai start halaman yang belum disetor, pembatas kedua untuk menandai batas akhir saya membaca.

Ketika saya mau setor, pembatas pertama dipindah jadi satu dengan pembatas kedua, setelah sebelumnya menghitung total halaman jarak antara pembatas satu dan pembatas kedua. Kira-kira teman-teman mengerti maksud saya gak? Mudah-mudahan saja mengerti, hehe.

Selama 30 hari tantangan berlangsung, akhirnya saya lulus dengan meraih peringkat 4. Saya dinyatakan lulus ke kelas Reading Challenge berikutnya, namanya kelas MR (Middle Reader). Tantangan kali ini lebih seru. Target membaca 15 halaman per hari dan sekaligus wajib mengkhatamkan 1 buku dengan kategori yang telah ditentukan selama 8 hari.

Semua bisa saya lalui dengan mudah. Saya bahkan bertekad bisa menjadi juara kelas MR. Tapi di 8 hari terakhir, intensitas membaca saya mulai kendor, seiring dengan deadline yang menumpuk, pekerjaan, dan amanah lain yang banyak menyita waktu. Ditambah lagi 8 hari terakhir itu kategori buku yang dibaca adalah novel karya peraih nobel. Saya membaca Cincin yang Tercuri karya Saul Bellow. Ketika sampai pertengahan, saya merasa harus membaca ulang novel ini. Karena saya kurang bisa memahami alur cerita. Salah satu sebabnya, kualitas terjemahannya kurang bagus. Tapi saya terus memaksakan diri.

Dan akhirnya selesai. Saya lulus dengan tanpa satupun tanda peringatan. Seingat saya, hanya ada 3 atau 4 orang saja yang berhasil lulus tanpa dapat tanda peringatan satupun. Tapi saya gagal menjadi juara pertama. Juara pertama diraih oleh Ridho. Selama 40 hari itu, saya telah membaca lebih dari 7000 halaman buku dan majalah.

Apakah saya puas? Belum. Saya akan lebih habis-habisan di kelas berikutnya ini. Kelas HR (High Reader). Sepertinya ini akan semakin seru, dan dari sebelas penantang, saya yakin akan ada yang gugur di tengah jalan. Mungkin separuhnya, mungkin tersisa tiga saja, atau bahkan bisa jadi: hanya tersisa saya seorang. Hahaha.
loading...

Silakan masukkan alamat email untuk menerima postingan dari blog ini secara rutin.

0 Response to "Serunya Reading Challenge FLP Jatim"