Turba Perdana ke FLP Pamekasan dan FLP Ranting Semar; Menikmati Jalan Curam dan Berlubang

Tepat 6 hari selepas Muswil V FLP Jatim yang berkesan, saya memutuskan mudik ke kampung halaman. Pamekasan. Kesempatan ini tidak saya sia-siakan. Memang sedari awal sudah saya rencanakan sekaligus turba. Saya menghubungi Mbak Ami, pengurus FLP Wilayah yang juga pembina FLP Pamekasan. Saya minta beliau atur waktunya. Disepakati, Ahad, 31 Desember 2017, pukul 13.00 WIB berkumpul di perpusda Pamekasan. Tujuan, turba ke FLP Ranting Semar sekaligus jalan-jalan ke Pantai Jodoh.

FLP Ranting Semar adalah FLP Ranting ke-5 yang dimiliki FLP Cabang Pamekasan. Markasnya di Pesantren Nurul Islam, Desa Ragang, Kecamatan Waru. Vicky, ketua FLP Cabang Pamekasan menjadi pemandu kami menuju lokasi. Selain Vicky, anggota FLP Pamekasan yang lain ada Maftuhatin Nikmah dan Shofia Asri (yang saat ini juga menjadi pengurus wilayah). Dan tentu saja, Mbak Ami.

Panther yang saya supiri melaju dengan kecepatan sedang. Sembari berbincang tentang FLP Pamekasan, kegiatan, dan anggotanya, tak terasa sudah satu jam perjalanan. Dari jalan raya, kami mulai masuk jalan kecil. Jalan yang sebenarnya hanya muat untuk 1 mobil. Kata Vicky, lokasi pesantren tidak terlalu jauh.

Memang tidak terlalu jauh, tetapi juga tidak dekat. Kami harus melewati jalanan yang curam dan berlubang di sana-sini. Benar-benar mendaki gunung lewati lembah. Mirip Ninja Hatori. Tapi di samping nuansa petualangan yang kental itu, kami menikmati indahnya alam pegunungan dan sawah-sawah yang menghijau.

Berikut video perjalanan (pulang):


Sesampainya di Pesantren Nurul Islam, kami berusaha menemui pengurus. Rupanya Vicky juga belum menghubungi pengurus untuk menyampaikan agenda turba. Katanya, sudah dicoba tapi belum bisa tersambung.
MTS Nurul Islam Semar, Ragang, Waru, Pamekasan

Tak berselang lama, kami disambut seorang pengurus pesantren yang juga pengurus FLP Ranting Semar. Beliau menyampaikan ketua FLP Ranting sedang berada di Jogja dan belum mengetahui rencana kedatangan kami. Memang mendadak, dan tujuannya juga sekalian jalan-jalan. Sekitar 15 menit kami mengobrol. Ranting Semar yang baru terbentuk tahun 2017 anggotanya terdiri dari putra dan putri. Setiap hari Jumat ada kajian sastra sekaligus bedah karya.

Pengurus yang kami temui berharap, ada perhatian khusus dari cabang, misalnya dijadwal untuk mengisi acara di ranting. Saya berseloroh pada Vicky, mungkin teman-teman bisa bergantian datang ke Semar biar sama-sama merasakan nikmatnya mendaki gunung lewati lembah ini.


Pada rangkaian Pena Award FLP Jatim yang lalu, FLP Cabang Pamekasan mendapatkan penghargaan sebagai FLP Cabang Pejuang. Artinya, FLP Cabang yang paling cepat dan bagus progressnya. Tentu ini perlu diperhatikan. Salah satunya, dengan merawat 5 ranting yang ada, termasuk Ranting Semar, agar kualitas dan produktivitasnya terus meningkat.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Turba Perdana ke FLP Pamekasan dan FLP Ranting Semar; Menikmati Jalan Curam dan Berlubang"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel