Jadwal Imunisasi Secara Lengkap Bagi Sang Bayi

jadwal imunisasi

Imunisasi bayi menjadi perlu agar bayi mampu meningkatkan sistem kekebalan pada tubuhnya terhadap penyakit. Salah satu bentuk imunisasi yang menjadi program massal dari pemerintah yaitu vaksinasi. Jadwal imunisasi atau vaksinasi bagi sang bayi jangan sampai terlewat agar sistem kekebalan tubuh dapat prima. Ketahui selengkapnya mengenai jadwal imunisasi lengkap.

Ketika bayi mendapatkan vaksin dari usia dini, maka dia akan mengembangkan kekebalan terhadap penyakit sebelum mereka bersentuhan. Jadi, antibodi terhadap penyakit ini telah dimiliki oleh anak sejak masih bayi. Pelajari dan catat jadwal imunisasi secara lengkap dan tepat agar bayi Anda bisa membentuk antibodi yang kuat.

Jadwal Lengkap Imunisasi

Jenis vaksin yang ada di setiap negara berbeda, hal ini karena kondisi lingkungan dan kebijakannya. Di Indonesia, ada beberapa vaksin yang perlu diberikan pada anak ketika masih bayi, berikut diantaranya:

Hepatitis B diberikan empat kali, yang pertama diberikan ketika 12 jam setelah bayi lahir. Namun, sebelum itu perawat akan memberikan suntikan vitamin K terlebih dahulu.

Vaksin polio diberikan sebanyak 4 kali. Vaksin polio pertama diberikan ketika bayi baru lahir.

Imunisasi BCG diberikan sebanyak 1 kali yaitu ketika umur bayi baru lahir hingga 2 bulan.

Pada usia 2 bulan, bayi di suntik hepatitis B yang kedua, polio kedua, dan vaksin DTP pertama (vaksin kombinasi dari beberapa vaksin yang memiliki fungsi melindungi anak dari difteri, tetanus, dan pertusis)

Pada usia 3 bulan, bayi di suntik hepatitis B yang ketiga, polio ketiga, dan vaksin DTP kedua.

Pada Usia 4 bulan, bayi di suntik hepatitis B ke empat, polio ke empat, dan vaksin DTP ketiga.

Di usia 9 bulan, bayi sudah bisa diberi vaksin campak yang pertama

Pada usianya menginjak 18 bulan, sudah bisa diberi vaksin campak yang kedua

Vaksinasi Tambahan
Dengan mengetahui jadwal imunisasi wajib yang sudah diuraikan di atas. Selain itu, Anda juga bisa memberikan vaksin tambahan yang diberikan kepada bayi. Vaksin tambahan ini bisa digunakan untuk melengkapi kekebalan tubuh dari sang anak menjadi lebih kebal terhadap penyakit.

Vaksin tambahan yang bisa diberikan sebelum usia melebihi 1 tahun antara lain: Hib (Haemophilus Influenzae Type B Conjugate Vaccine, Pneumokokus (PCV), Influenza, dan Varisela. Vaksin tambahan tersebut bisa Anda berikan kepada bayi, namun tetap mengikuti prosedur dan pantauan dari yang ahli dalam bidang anak.

Ibu perlu mengetahui jadwal imunisasi bayi secara lengkap karena penting bagi anak yang diberikan vaksin sejak masih bayi. Dengan melakukan vaksin bayi, Anda juga telah melindungi orang lain. Mengapa bisa? karena kekebalan masyarakat, vaksin bisa membantu menjaga anggota keluarga yang lain dan teman-teman dari sang anak. Oleh karena itu, ikuti jadwal imunisasi idai secara lengkap.

Demikian ulasan mengenai jadwal imunisasi. Anda bisa jadikan artikel ini sebagai referensi ketika akan memberikan imunisasi berupa vaksin kepada sang buah hati. Vaksin tidak akan membebani sistem kekebalan tubuh bayi. Sistem kekebalan tubuh pada bayi berhasil melawan ribuah kuman di setiap harinya. Hal yang paling penting dan diutamakan dari imunisasi ini yaitu kesehatan bayi. Ketika Anda ingin suntik vaksin, maka pastikan bayi Anda dalam keadaan sehat.

sumber gambar: doktersehat.com

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Jadwal Imunisasi Secara Lengkap Bagi Sang Bayi"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel